Eko Nugroho
Tak perlu kuatir tentang hidup jika engkau punya cinta
 
 
 
 

Pengunjung

85719
 

Handout "Industri"

BAHAN AJAR

 

INDUSTRIALISASI

 

 

Kompetensi Dasar                         :   1.3  Mendeskripsikan permasalahan lingkungan hidup dan upaya   penanggulangannya  dalam pembangunan berkelanjutan

3.2    Mengidentifikasi berbagai upaya pencegahan penyimpangan sosial dalam keluarga dan masyarakat

4.2    Mendeskripsikan pelaku ekonomi: rumah tangga, masyarakat, perusahaan, koperasi, dan Negara

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Dengan mengamati gambar, siswa dapat mendeskripsikan faktor penyebab kerusakan lingkungan hidup akibat kegiatan perindustrian
  2. Melalui diskusi kelompok, siswa dapat mengidentifikasi upaya pelestarian lingkungan hidup di sekitar kawasan perindustrian
  3. Dengan mengamati gambar, siswa dapat mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya perilaku menyimpang
  4. Dengan membaca handout yang diceramahkan, siswa dapat mengidentifikasi perusahaan sebagai pelaku ekonomi

 

PETA KONSEP

 

                                                               Menyebabkan

Kegiatan Perindustrian/Industrialisasi                            Kerusakan lingkungan hidup  dan hilangnya/bergesernya norma dalam masyarakat

 

 

 Sebagai Pelaku Ekonomi

 

  1. Kerusakan Lingkungan Hidup

Kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh kegiatan perindustrian antara lain:

  1. Polusi udara, disebabkan oleh asap pabrik, kendaraan bermotor dan lain-lain
  2. Polusi tanah, disebabkan oleh plastik, sampah-sampah yang tidak bisa membusuk
  3. Polusi air, disebabkan oleh limbah pabrik, zat-zat kimia
  4. Polusi suara, disebabkan oleh suara mesin-mesin pabrik, kendaraan bermotor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.1 Polusi udara yang disebabkan oleh asap pabrik Gambar 1.2 Polusi air yang disebabkan oleh limbah pabrik

  1. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup

Pelestarian lingkungan hidup harus kita lakukan demi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Upaya  pelestarian lingkungan hidup menjadi tanggung jawab kita bersama.

Usaha melestarikan lingkungan hidup dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :

  1. a.    Usaha Preventif

Usaha preventif yaitu untuk melestarikan lingkungan hidup sebelum  terjadi  kerusakan (usaha  pencegahan).

Usaha preventif yang dilakukan pemerintah antara lain dengan mengeluarkan peraturan dan perundang-undangan, misalnya :

1)      UU No. 23 tahun 1997, tentang Pengolahan Lingkungan Hidup

2)      PP No. 19 tahun 1999, tentang Pengendalian Pencemaran Danau atau Perusakan Lingkungan.

3)      PP No. 27 tahun 1999, tentang Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)

4)      PP No. 41 tahun 1999, tentang Pengendalian Pencemaran Udara

  1. b.    Usaha Kuratif

      Usaha kuratif yaitu usaha  yang dilakukan setelah permasalahan timbul (usaha pemulihan), misalnya :

1)      Reboisasi, yaitu usaha menanami kembali hutan yang telah gundul.

2)      Penghijauan, yaitu usaha menanami tanah-tanah kritis atau lahan gundul di luar daerah hutan

3)      Rehabilitasi hutan, yaitu perbaikan kembali bekas hutan tebangan yang rusak akibat penebangan yang serampangan

            Pada  dasarnya, pelestarian lingkungan hidup adalah usaha penghematan, perlindungan, pengawetan, dan pemeliharaan lingkungan hidup. Usaha pelestarian lingkungan hidup harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan antara Pemerintah dengan semua lapisan masyarakat. Dalam pelestarian lingkungan hidup partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.1 Reboisasi                                                                           Gambar 2.2 Penghijauan

 

 

  1. Perilaku Menyimpang

Perilaku menyimpang/Penyimpangan sosial adalah tindakan atau perilaku individu atau kelompok masyarakat yang tidak sesuai dengan norma-norma dan nilai sosial yang berlaku di masyarakat. Perilaku menyimpang dapat terjadi dalam masyarakat tradisional, masyarakat desa, masyarakat kota ataupun masyarakat modern yang kehidupannya sudah sangat maju.

Menurut sifatnya, penyimpangan sosial dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:

  1. Penyimpangan positif

Suatu tindakan atau perbuatan yang dianggap tidak sesuai atau menyimpang dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, tetapi tindakan itu mempunyai nilai positif.

Contoh: seorang wanita yang bekerja sebagai sopir taksi, buruh bangunan, wanita karier, kondektur dan lain-lain. Hal ini dilakukan demi menghidupi keluarganya.

  1. Penyimpangan negatif

Suatu bentuk penyimpangan sosial oleh individu atau kelompok yang melanggar norma-norma sosial yang dipandang buruk dan rendah, serta mengganggu sistem sosial. Perilaku ini akan dicela oleh masyarakat dan pelakunya akan dikucilkan bahkan dihukum. Bobot penyimpangan ini tidak sama dan dapat diukur menurut kaidah sosial yang dilanggar.

Contoh: Seseorang yang terbukti melakukan pembunuhan setelah diproses melalui pengadilan dapat diancam hukuman minimal delapan tahun penjara, seseorang yang melakukan pemerkosaan, perampokan, pencurian, mengedarkan serta pemakai narkoba serta tindakan kriminal lainnya. Penyebabnya karena frustasi, ingin mencoba, akhlak yang buruk, keluarga yang broken home, pelampiasan rasa kecewa, proses belajar yang menyimpang, dorongan kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan dan media massa, ketidaksanggupan menyerap norma budaya serta kegagalan dalam proses sosialisasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.1 Geng motor                                                                        Gambar 3.2 Pergaulan bebas

 

 

  1. Perusahaan Sebagai Pelaku Ekonomi

Kita dapat mendefinisikan perusahaan sebagai bentuk kesatuan teknik yang menghasilkan barang dan jasa. Sebagai pelaku ekonomi, perusahaan dapat berperan sebagai produsen, konsumen, dan distributor

  1. Perusahaan sebagai produsen

Sesuai dengan fungsinya, perusahaan dalam aktivitasnya selalu menghasilkan suatu barang/jasa. Untuk dapat menjalankan fungsinya ini, industri sebelum menjalankan aktivitasnya terlebih dahulu melakukan beberapa hal, antara lain:

1)   Menentukan barang/jasa yang akan diproduksi.

2)   Mengelola bagaimana proses barang/jasa tersebut dapat diproduksi.

3)   Memastikan bahwa barang/jasa yang diproduksi dibutuhkan oleh masyarakat luas.

  1. Perusahaan sebagai konsumen

Meskipun perusahaan merupakan penghasil barang/jasa, namun perusahaan tetap melakukan kegiatan konsumsi. Kegiatan konsumsi yang dilakukan perusahaan  berkaitan erat dengan proses produksi yang dijalankan oleh perusahaan tersebut, antara lain dalam bentuk:

1)   Pengadaan bahan-bahan yang merupakan bahan pokok dari produksi industri tersebut.

2)   Pengadaan alat/sarana yang dipergunakan untuk kelancaran proses produksi, seperti alat dan sarana transportasi, bahan bakar, listrik, dan sebagainya.

3)   Pembayaran upah karyawan

  1. Perusahaan sebagai distributor

Kelancaran usaha yang berlangsung di suatu perusahaan sangat bergantung dari proses distribusi barang/jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Apalah artinya suatu hasil produksi jika hanya menumpuk di gudang. Sebagai distributor, perusahaan  melakukan hal-hal berikut ini:

1)   Mengadakan kegiatan promosi melalui iklan, baik secara langsung maupun menggunakan jasa media massa

2)   Membuka agen atau cabang di beberapa tempat yang dianggap strategis

3)   Memiliki armada angkutan yang menyalurkan hasil produksi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 4.1 Industri Batik Gedog Tuban                                              Gambar 4.2 Industri PT Semen Gresik di Tuban 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UNJUK KERJA SISWA 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1: Kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh ulah manusia

 

 

  1. Dari gambar di atas, kalian diskusikan, tentang:
    1. Faktor penyebab kerusakan lingkungan hidup akibat kegiatan perindustrian!
    2. Upaya pelestarian lingkungan hidup di sekitar kawasan perindustrian!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2: Perilaku Menyimpang

 

 

  1. Dari gambar di atas, kalian diskusikan tentang:
    1. Faktor penyebab terjadinya perilaku menyimpang!
    2. Usaha/upaya untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SIMPULAN MATERI

 

 

 

 

Industrialisasi merupakan proses menjadi industri dengan mempercepat hasil produksi dalam segala segi kehidupan, sehingga dengan adanya industri, yang cepat menimbulkan sesuatu yang hilang atau bergeser, yaitu norma-norma dalam masyarakat. Industrialisasi merupakan usaha pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan. Industri adalah pembangunan ekonomi melalui transformasi sumber daya atau kuantitas energi yang digunakan.

Pada dasarnya manusia secara hakiki bersifat industrial, karena manusia senantiasa menggunakan berbagai alat untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu, manusia juga merupakan makhluk yang membuat alat atau yang disebut juga dengan manusia juga merupakan makhluk yang membagi alat atau yang disebut juga dengan manusia kerja (homofaber). Oleh karena itu, industri senantiasa dilakukan manusia untuk mempertahankan hidupnya dengan bantuan alat-alat tersebut.

Industrialisasi memberi input kepada masyarakat, sehingga membentuk sikap dan tingkah laku yang bercermin dalam bekerja. Proses industrialisasi ini sebenarnya merupakan suatu jalur kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam arti, rakyat tingkat hidup yang lebih maju maupun taraf hidup yang lebih bermutu. Dengan kata lain, pembangunan industri ini merupakan suatu fungsi dari tujuan pokok kesejahteraan rakyat bukan merupakan kegiatan yang mandiri untuk mencapai fisik saja. Di sisi lain, industrialisasi sebagai pelaku ekonomi menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup dan hilangnya atau bergesernya norma dalam masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Kuncoro, Mudrajad. 2007. Ekonomika Industri Indonesia: Menuju Negara Industri Baru 2030. Jakarta: Andi Publisher

 

Tambunan, Tulus. 2001. Industrialisasi Di Negara Sedang Berkembang, Kasus Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia

 

www.google.com

 

www.wikipedia.org

Komentar :

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]
 

Pengumuman PPMB

 

Artikel Popular

  • Program Beasiswa Unggulan
    Pendidikan - 03-03-2013 14:44:32  (5)
  • Download Panduan Kurikulum 2013
    Kurikulum - 03-03-2013 14:04:32  (5)
  • Di meja makan yang senyap
    Kumpulan Puisi - 09-11-2012 07:51:57  (5)
  • BAHAN AJAR IPS SMP
    Media Pembelajaran - 15-12-2012 21:16:24  (2)
  • LKS “Kehidupan Ekonomi Dan Social Manusia Pra Aksara Dan Modern“
    LKS - 09-11-2012 06:28:41  (2)
 
 
 

Visi Hidup

  • Melihat Engkau tersenyum lebih indah daripada didatangi 1000 bidadari
 

-

 
Home | Profil | Pengumuman

Copyright © 2011 Unair | Designed by Free CSS Templates